Sinergi BRMP Mektan-BRMP Riau-Aerotron : Drone Pertanian Tingkatkan Kapasitas SDM Brigade Pangan
Riau, 28/04/2026. Dalam upaya mendorong modernisasi pertanian dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM), Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Mekanisasi Pertanian (BRMP Mektan) bekerja sama dengan Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Riau menyelenggarakan pelatihan drone pertanian bagi Brigade Pangan. Kegiatan ini dilaksanakan di Riau sebagai bagian dari strategi penguatan peran Brigade Pangan dalam mendukung ketahanan dan kemandirian pangan nasional.
Pelatihan ini difokuskan pada peningkatan kompetensi peserta dalam pemanfaatan teknologi pertanian berbasis drone. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini turut didukung oleh Aerotron sebagai penyedia drone pertanian yang digunakan dalam pelatihan. Kehadiran teknologi drone pertanian Aerotron Agra 30 memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam mengoperasikan drone modern untuk berbagai kegiatan pertanian.
Teknologi drone dinilai mampu memberikan solusi atas berbagai tantangan di sektor pertanian, seperti keterbatasan tenaga kerja, kebutuhan efisiensi waktu, serta peningkatan akurasi dalam kegiatan budidaya. Melalui penggunaan drone, kegiatan seperti penyemprotan pupuk dan pestisida, pemetaan lahan, hingga monitoring tanaman dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan efisien.
Kegiatan pelatihan diikuti oleh anggota Brigade Pangan dan pelaku pertanian yang antusias untuk mempelajari teknologi terkini. Para peserta tidak hanya mendapatkan materi teori, tetapi juga praktik langsung dalam pengoperasian drone pertanian menggunakan perangkat yang disediakan. Pendekatan ini diharapkan mampu memberikan pemahaman yang komprehensif sehingga peserta dapat langsung mengaplikasikan teknologi tersebut di lapangan.
Sinergi antara BRMP Mektan dan BRMP Riau dan stakeholder terkait dalam penyelenggaraan kegiatan ini menjadi wujud kolaborasi antar unit kerja Kementerian Pertanian dalam mempercepat adopsi mekanisasi dan digitalisasi pertanian di daerah. Selain itu, keterlibatan pihak penyedia teknologi seperti Aerotron Industries juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam mendukung inovasi di bidang pertanian.
Semangat kegiatan ini tercermin dalam pesan yang disampaikan kepada peserta, bahwa pelatihan drone perlu terus diasah dan ditingkatkan. “Pelatihan drone terus diasah dan terlatih, dukung Brigade Pangan semakin tangguh dan terukur,” menjadi salah satu motivasi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para peserta mampu mengoptimalkan penggunaan drone sebagai alat bantu dalam kegiatan pertanian modern. Ke depan, pemanfaatan teknologi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga mendorong efisiensi usaha tani serta memperkuat daya saing sektor pertanian nasional. (TS/AIA)